Tips Mencuci Baju di Westafel (Backpacker style)

Selain sebagai tempat cuci tangan, westafel juga ternyata bisa dipakai buat mencuci baju, walaupun sering kali gue pakai westafel buat tempat kencing atau bahkan muntah.

Buat seorang backpacker, menghemat budget adalah hal yang paling mutlak wajib dilakukan. Menekan biaya bisa dilakukan dari beberapa aspek, seperti menggunakan transportasi umum dengan kelas ekonomi, membeli makanan murah tapi kenyang, menyewa penginapan yang gak-peduli-gimana-bentuknya-asal-bisa-tidur sampai ke hal paling absurd, yaitu mencuci pakaian di westafel, secara kalau pake jasa laundry gak terlalu mahal sih, cuma kan sayang uangnya, bisa dipake buat hal yang lain.

Gue, kalau lagi travelingsering banget nyuci di westafel, selain menghemat biaya, pekerjaan ini pun membuat otot tangan kita semakin kuat, yah itung-itung lagi fitness lah yah. Walaupun kelihatannya mudah, tapi mencuci di westafel itu membutuhkan skill dan keuletan tersendiri. Oh iya, by the way, kalian tau kan apa itu westafel? Westafel itu adalah cemilan asoy semacam tango. Wafer itu mah, dis. Jauh banget :| *toyor adis*

Gak banyak bacot..

Di postingan ini gue mau share langkah-langkah atau tahap-tahap mencuci di westafel, cekidot, guys :

1. Pastikan westafelnya ada. Karena ini cara mencuci di westafel, jadi kalau gak ada westafel yah gak bisa. YAIYAH LAH YAAAAAAH !!


2. Siapkan Pakaian kotor yang mau dicuci jangan yang bersih karena buat apa juga dicuci, dan jangan juga siapkan piring, karena ini bukan restoran padang.


3. Siapkan sabun cuci berwarna cantik. Inget, sabun cuci yah, bukan sabun mandi apa lagi shampo metal !! 
Deterjen dapet ngembat di hostel di Melaka :))

4. Tutup westafel itu dengan penyumbatnya, semata-mata agar airnya tidak plus-plos alias bisa tertampung. Apabila westafel yang kalian gunakan tidak memiliki penyumbat, jangan khawatir kawan. Karena kita backpacker, tentunya kita pintar, karena kita pintar tentunya kita punya banyak akal untuk menyiasatinya. Salah satu cara yang sering gue gunakan adalah dengan melilitkan kantong kresek ke tutup botol yang berbentuk bulat, padatkan sampai tutup botol berbalut plastik itu pas ukurannya untuk menyumbat air.


5. Buka kran air dan aliri westafel sampai airnya tertampung dan cukup untuk merendam baju. Kran-nya dibuka sewajarnya aja, jangan dicopot juga yah, ntar air nya meluber kemana-mana.


6. Setelah air dirasa cukup, masukkan pakaian kotor kalian. Setelah dimasukkan semuanya, lalu didihkan dengan api sedang. Mau nyuci ape masak, bang! :|


7. Masukkan sedikit sabun cuci/ deterjen ke dalam air, bisa menggunakan sabun bubuk atau sabun cair. Bebas, apa adanya aja, gue lebih suka orang apa adanya kok. *kalem*


8. Tunggu beberapa saat hingga sabun cuci meresap ke baju hingga baju menjadi empuk *tusuk tusuk baju pake garpu*, yah tunggu sekitar 5 - 10 menit lah. Nah, sambil menunggu, untuk killing time kalian bisa main golf, bikin kue tart atau memanjat pohon dulu. Pokoknya asal kalian enjoy, gue ikut seneng deh. #MulaiGakNyambung


9. Setelah dirasa cukup, tiriskan baju dan bilas dengan air bersih berulang-ulang.


10. Sembari dialiri air, kucek-kucek baju sekuat tenaga, segenap jiwa dan sepenuh hati. Jangan lupa, pasang muka unyu agar mencuci terasa menyenangkan :) Bila kalian membutuhkan tenaga ekstra dalam hal mencuci, ingatlah perbuatan mantan kalian yang pernah menyakiti kalian, niscaya kalian akan nafsu sehingga menimbulkan tenaga yang entah darimana datangnya. The Power of Sakit Hati !!


11. Setelah dikucek-kucek, tambahkan lagi sabun cuci langsung ke bajunya, agar baju bersih sempurna. Bila dirasa masih kurang, tambahkan garam dan merica secukupnya.


12. Peras baju sekuat-kuatnya hingga semua airnya keluar, bukan apa-apa, selain untuk membuat proses pengeringan semakin cepat, gerakan memeras ini juga bisa ber-efek kepada urat-urat di tangan sehingga otot kalian akan semakin mirip Agung Hercules.


13. Sekarang baju telah selesai dicuci dan siap dijemur. 


14. Jemur pakaian se-kena jidat kalian. Apabila tidak bisa menjemur di sinar matahari dan harus di dalam ruangan, usahakan kipas anginnya menyala sehingga baju lekas kering dan siap disantap :)


15. Berdoalah kepada Tuhan YME, karena dengan izin-Nya lah baju kita bisa kering, bersih dan harum.


Begitulah tips mencuci baju di westafel, selamat mencoba para backpacker gembel :)
Read More

Festival Teluk Jailolo 2012, Gue Pasti Kesana !!


Festival Teluk Jailolo 2012

Mungkin banyak yang belum mengenal Festival Jailolo, jangankan festivalnya, tempat diselenggarakan festival-nya pun mungkin masih banyak yang tidak tahu. kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara adalah tempat dimana diadakannya Festival Teluk Jailolo ini. Sebelum nge-follow @Jailolo2012Fest, gue pun sama sekali gak tau ada apa disana, ternyata setelah membaca twit-twit dari si admin @Jailolo2012Fest, buka websitenya di http://festivaltelukjailolo.comdan googling tentang Halmahera Barat, gue baru sadar, ternyata Halmahera Barat dengan segala keindahannya berhasil membuat gue meneteskan air liur dan membasahi keyboard. Wow, such a heaven !!

Tapi mungkin mimpi kali yah gue bisa kesana, secara setelah di cek, biaya kesana itu mahal banget !! Mungkin bisa seharga operasi plastik di Thailand !! Gue sebagai ex-mahasiswa dan pengangguran keceh jelas gak sanggup buat main ke Festival Teluk Jailolo. *nangis*
 
Hingga pada suatu hari..

Admin @Jailolo2012Festnge-twit dan akhirnya gue tahu kalau http://festivaltelukjailolo.comngadain kuis buat jalan-jalan gratis kesana, ke Halmahera Barat !! Wohooooo.. !! *nari tor-tor keliling monas*

Dengan keinginan jalan-jalan gratis tingkat dewa, akhirnya gue ikutan kuis-nya, membuat tulisan tentang :

a. kenapa saya mesti mengikuti acara Festival Teluk Jailolo 2012?

Min, plis deh ah.. Gue adalah orang yang sangat cinta dengan Indonesia, gue sering backpacker-an, dan gue selalu bawa bendera Indonesia kemana pun gue pergi. Mungkin ini adalahtrademark gue kalau lagi traveling. Yah, gue dijuluki “si anak bendera Indonesia” karena sering ngibarin bendera Indonesia dimanapun saat gue traveling, baik dalam maupun luar negeri. Gue cinta Indonesia.

Dan kenapa gue mesti ikut acara Festival Teluk Jailolo :

  1. Gue cinta sama pantai !! Gue bisa “main air” seharian sampai mabok laut, dan Jailolo adalah tempat yang pantas buat menampung ke-cinta-an gue terhadap pantai !!
  2. Dari dulu gue pengen jalan-jalan ke daerah timur Indonesia, yang gue percaya, kalau ingin melihat Indonesia yang sesungguhnya, injakan lah kaki ke Indonesia bagian timur.
  3. Gue belum pernah kesana, dan itu kenapa gue harus kesana.
  4. Gue pengen ikut berpartisipasi dalam sebuah festival yang keren, yang Indonesia punya, dan Festival Teluk Jailolo lah salah satunya.
  5. Memilih gue jadi pemenang kuis ini dan memberangkatkan ke Halmahera Barat, panitia gak akan repot. Gue bisa makan apa aja, bisa tidur dimana aja, bisa naik apa aja, dan bisa disuruh ngapain aja. Hahahaha.. intinya gue tahan banting !! Gak menye-menye.
  6. Satu lagi kenapa gue mesti ikut acara ini adalah karena ini GRATIS !! kesempatan langka bisa jalan-jalan ke Jailolo secara GRATIS !!

b. Imajinasikan dan ceritakan hal apa yang akan kamu lakukan jika terpilih dan jalan jalan ke Halmahera Barat. 

Apabila gue kepilih dan jalan-jalan ke Halmahera Barat, gue pasti akan lari-lari keliling komplek sambil teriak-teriak girang kalau gue jadi pemenang kuis Festival Teluk Jailolo dan bakalan jalan-jalan ke Halmahera Barat. Gue bakal undang tentangga-tetangga buat tumpengan dan mungkin akan sedikit ada pertunjukan dangdut demi merayakan kesuksesan gue. Agak lebay sih, tapi yah pokoknya kalo sampai kepilih, gue bakalan seneng dan heboh deh !!

Terus setelah di Halmahera Barat, gue bakal menikmati sepenuhnya kekayaan alam disana, kearifan disana, Festival Teluk Jailolo-nya dan segala sesuatu di Halmahera barat, akan sangat gue nikmati !!

Udah kebayang di otak, kalau akhirnya gue bisa ikut serta dalam festival itu, gue bakal diving dan snorkling sampai gosong, sampai mata gue puas melihat keindahan bahari Halmahera Barat !! Gue bakal ikut dalam acara sapu laut, gue bakal makan membabi buta di Festival Ikan Bakar, gue bakal mendokumentasikan keindahan dan keseruan di Halmahera Barat baik dalam bentuk foto, video maupun tulisan, dan akhirnya gue bakal share ke orang-orang bahwa Indonesia itu memiliki banyak tempat keren !! Salah satunya di Jailolo, Halmahera Barat !!

c. Buat itinerary singkat perjalanan di Halmahera Barat selama seminggu (minimal tempat apa saja yang akan didatangi, hal apa yang dilakukan)

Karena ini adalah kesempatan langka, maka gue akan buat itinerary sepadat mungkin, semata-mata agar gak ada satupun keindahan Halmahera Barat yang gue lewatkan !!

Karena Festival Teluk Jailolo diadakan pada tanggal 14 – 19 Mei, dan disuruh buat itinerary selama satu minggu, maka gue bakal mengalokasikan waktu dari tanggal 13 – 20 Mei, itinerary-nya adalah :

13 Mei : Tiba di Bandara Babullah, Ternate, Maluku Utara. Mengeksplore beberapa objek wisata di Ternate, seperti Kesultanan Terante, Benteng Tolukko dan wisata kuliner.

14 Mei : Menyebrang ke Jailolo dan mengikuti acara pembukaan Festival Teluk Jailolo dan lomba sapu laut.

15 Mei : Diving dan Snorkeling di Jailolo sepuasnya !!

16 Mei : Banyak option untuk hari ini, karena Festival sedang tidak ada acara, maka mungkin gue bakal ke Pulau Hiri (Mandi sumur air hangat), Danau Tolire, Teluk Sulamadaha, Dataran tinggi senyum lima ribu, Air terjun Kahatola, Pulau BuaBua.

17 Mei : Mungkin hari ini yang paling ditunggu, mengikuti pameran rempah, festival ikan bakar (Gue bakal makan sekenyang-kenyangnya disini) sampai mengikuti acara ritual laut, sigofi ngolo.

18 Mei : Mengikuti Acara Spice Trip dan pesta kuliner, lalu mengunjungi Sumber air panas Bobo,diving dan snorkeling di Fastofiri, melihat burung bidadari di Hutan Dase Sidangoli

19 Mei : Menikmati acara Cabaret on the Sea dan Parade Rempah-Rempah.

20 Mei : Bersiap untuk pulang, kembali ke Jakarta, kembali ke realitas hidup di kota :( *sedih*
Bubid - Maskot


AYO JURI !! PILIH AKU !! PILIH AKU !! KARENA AKU MASIH MUDA DAN GAK PUNYA UANG BUAT KESANA !!
Read More

Hasil Dari Sebuah Passion


Kalau kamu punya mimpi, wujudkanlah. Merangkaklah apabila tidak bisa lari. Jangan jadikan mimpi kamu itu cuma angan-angan.

“Dis, sumpah lo bikin buku??”

“Anjrit !! Itu seriusan buku lo dis??”

Gak banyak yang nyangka kalo gue akhirnya bisa juga bikin sebuah buku, jangankan orang lain, gue sendiri aja masih heran dan shock, kenapa gue bisa bikin buku !! Kalo lo temen SD, SMP, SMA, SLB sampai temen kampus gue, pasti tahu gimana gobloknya gue dalam hal tulis menulis, semenjak lahir dan bersekolah, gue gak pernah nyatet yang namanya pelajaran. Jadi gak heran kalo lo liat dibuku catatan gue isinya cuma ada gambar-gambaran absurd, mulai dari ultraman telanjang, titit-tititan sampai guru-guru yang gue gambar menyerupai binatang. Sungguh murid biadab !!

Dan kenapa pada akhirnya ternyata gue bisa beneran bikin buku?

Panjang ceritanya, mungkin kita flashback lagi ke satu tahun yang lalu, saat pertama kalinya gue backpacker-an ke Thailand, awalnya gue gak nyangka kalo itu bakal ngerubah hidup gue (agak lebay sih yah.) tapi beneran deh, hobi gue travelingbukan sekedar hobi doang, bahkan bisa gue bilang passion. Hal yang bisa membuat gue bergairah dan selalu senang melakukannya.

Waktu terus berjalan, gue udah mulai gila sama yang namanya backpacker-an, hampir tiap bulan di tahun 2011 gue ngelakuin trip, dari awalnya Thailand, gue traveling ke Malaysia, Singapur, Bali, Sawarna, Lombok, Kalimantan, Sumbawa, dan masih banyak lagi tempat.
Dari seringnya gue nge-trip, muncullah rasa pengen sharing, pengen cerita, pengen pamer. Muahahaha..

Mulailah gue bikin blog khusus traveling terus nulis disitu, posting demi posting gue buat, semakin banyak postingan semakin banyak juga yang baca dan commenttentang tulisan gue, apresiasi berupa comment itulah yang akhirnya membuat gue semakin semangat buat nulis cerita, sharing tentang apapun pengalaman gue saat traveling. Dulu pas awal-awal gue posting paling dapet comment cuma satu atau dua biji doang, itupun jarak waktunya lama, hari ini gue posting, baru minggu depan ada yang comment. Sekarang? Alhamdulillah, setiap gue posting hari itu juga selalu ada yang comment, sampai pas gue liat status pageviews, setiap hari hampir 500 jumlahnya. Wow !!

Suatu kali ada yang comment kenapa gue gak bikin buku aja, dari situ gue mulai mikir “Oh iya, keren juga yah kalo gue punya buku, terus gue jual, terus gue kaya J. K Rowlling, terus gue kaya raya..Muahahahaha” mimpi sih, cuma yah kenapa gak gue coba.

Nah dari situlah dimulainya pembuatan buku gue yang melalui banyak proses, mulai dari :

Ngumpulin cerita, buku gue nantinya adalah buku dari kumpulan kisah-kisah perjalanan gue yang ada di blog maupun yang tidak ada di blog. Walaupun memang ada yang di blog, gue jamin ceritanya bakalan lebih detail dan lebih seru !

Sering kali gue stuck sama yang namanya ide. Gue gak tau harus nulis apalagi, sementara cerita gue yah masih segitu-segitu aja, dan karena ini buku tentang kisah nyata gue saat traveling, maka kalo gue pengen punya cerita, yah gue harus traveling dulu.

Terhitung mulai dari bulan april 2011 gue udah mulai ngumpulin cerita sehingga bisa membentuk menjadi sebuah naskah utuh pada bulan Desember 2011.

Ngirim naskah ke penerbit, awalnya gue berpikir, kalo gue pengen bikin buku maka gue harus kirim naskah gue ke penerbit. Terkirimlah naskah gue kebeberapa penerbit, walaupun gue tau kalau melalui penerbit birokrasinya akan sangat lama dan ribet. Hingga pada akhirnya gue ngobrol sama seorang teman yang sudah terlebih dahulu nerbitin buku, “kenapa lo gak coba indie publishing, aja?”

Maka terpikirlah untuk membuat naskah gue menjadi sebuah buku ini melalui proses indie, atau bahasa gampangnya adalah ngurusin semua sendiri.

Selama proses gue sering ngetwit kalo gue bakal bikin buku, ternyata dari situ sering muncul pertanyaan di twitter gue yang sering nanya kapan buku gue jadi. Pertanyaan yang gue benci karena bikin buku indie itu gak segampang lo cebok kalo abis boker, tetapi pertanyaan itu juga selalu bikin gue seneng, karena secara tidak langsung memotivasi gue buat cepet-cepet menyelesaikan buku gue. Gue jadi tau kalau ada yang nunggu hasil karya gue.

Editing, layouting, covering sampai cetak buku. Gue lakuin itu semua sendiri dan pakai modal sendiri, gue mulai sewa jasa editing dan lain-lainnya, karena gue tau EYD gue dalam hal tulis menulis masih amburadul banget !! Dari proses kerjasama editing itu pula lah gue mulai banyak belajar mengenai cara menulis yang baik.

Selesai dengan editing, gue mulai cari percetakan yang murah meriah dan sesuai budget gue, FYI, untuk mencetak buku ini gue sampai harus jual motor gue, sebagian uangnya gue pakai buat nge-trip keliling Asia Tenggara, dan sebagian lagi gue pakai buat cetak buku ini.

Dan tibalah pada akhirnya, saat postingan ini gue publish, buku gue sedang dalam tahap finishing, dan insyaallah 2 hari lagi buku gue akan lahir ke dunia. (kalo tempat percetakan buku gue gak kena badai tornado tapi yah) :)




Proses buku gue nih :)

Begitulah proses dalam pembuatan buku gue, buku yang gue anggap bukan hanya sekedar kumpulan cerita-cerita gue. Tapi buku ini adalah buku yang tercipta karena hasil dari sebuah passion, sesuatu yang selalu bikin gue bergairah dan senang melakukannya. Yah, buku ini adalah passion gue. Buku dari seseorang yang gak pernah bermimpi bisa membuat buku.

Gue orang yang terkadang suka pesimis, tetapi gue selalu mencoba dan berusaha sebisa gue. Merangkak apabila tidak bisa berlari. Gue sangat menikmati prosesnya.

Never let the passion you have die, always follow your dream and commit to what you believe in.

So, my book is for you..


UPDATE KABAR !!

Karena ada kesalahan teknis dalam hal percetakan, jadi prosesnya diulangi lagi dari awal. cabal eaaaaa :(
Read More

#1 Siem Reap - Kota Yang Dikalahkan Bangsa Siem, Thailand


“Lupakan Bangkok. Siem Reap lebih keren..”

Sepenggal kalimat yang terbesit di hati gue saat untuk pertama kalinya gue menyambut pagi cerah di Siem Reap, Kamboja. Kota yang sedang berkembang, kota yang sedang berbenah pariwisatanya.

Dalam rangkaian trip gue keliling Asia Tenggara, gue sempat mengunjungi kota yang bisa gue bilang sangat unik ini. Bukan karena ada naga seliweran di udara atau ada marmut yang lagi kimpoi sama Dewi Sandra. Kota unik ini bernama Siem Reap.

Sebelum gue sebutin apa aja keunikan Siem Reap, mari gue beri sedikit sejarah tentang kota yang pernah didatangi Charlie Chaplin ini.

Nama Siem Reap adalah nama yang diberikan oleh bangsa Siem (sekarang Thailand.) Kenapa bisa begitu? Dulunya, Cambodia yang bersuku Khmer sering berantem sama Thailand yang dulunya disebut suku/ bangsa Siem. Pertengkaran mereka pun ternyata bukan gara-gara masalah besar, pertengkaran mereka diawali karena perang status di twitter, atau yang sering kita kenal dengan #twitwar. Dahulu kala, ada seorang seleb twit Siem yang nge-update status seperti ini :

“guys, gue boker kecepirit di depan khmer.Taeeee”

Otomatis lah, karena si selebtwit ini banyak banget followers-nya, maka di ReTweet lah twit nya itu oleh hampir semua followers-nya. Dengan banyaknya ReTweet-an itu, semakin banyak juga para warga Kamboja (Khmer) yang membaca, dan sontaklah “boker di Khmer” ini menjadi TT (Trend Topic) di twitter untuk beberapa hari.

Setelah dikonfirmasi kepada si selebtwit itu, ternyata twit-nya itu salah ketik alias typo !! Niat hati ingin ngetwit “guys. gue boker kecepirit di depan kamar. Taeeee” entah kenapa malah jadi “guys, gue boker kecepirit di depan khmer.Taeeee” !!

Namun terlambat, nasi telah menjadi lemper ayam.

Banyak hujatan yang dilayangkan untuk si selebtwit ini, masalah pun menjadi besar karena ternyata banyak bangsa Khmer yang merasa dilecehkan lalu melecehkan balik warga Thailand (Siem.) Berikut beberapa twit dari bangsa Khmer yang sempat gue copas !!

“Heh, apa maksud lo boker depan kita, bangsa Khmer, hah !!??”

“Sinting !! Gak sopan lo, ngerendahin bangsa kita banget !!”

“Orang Siem emang purba !! binatang !! boker tuh di kamar mandi mas, jangan didepan muka orang !!”

“Gan, mau ane cebokin gak kecepiritnya??”

Itulah beberapa twit yang membuat hubungan antara bangsa Siem dan bangsa Khmer memanas. Konfirmasi tinggallah konfirmasi, beberapa hari setelah menjadi TT di worldwide, Raja Siem mengirimkan armada perangnya untuk menyerang bangsa Khmer yang mengolok-olok mereka. Terjadi perang besar berabad-abad !! Dan dalam waktu berabad-abad itu pula lah Bangsa Khmer berhasil dijajah oleh bangsa Siem. Dan tempat yang dulunya adalah sebuah desa yang berfungsi sebagai portal pertama jalur masuknya bangsa Siem dalam mengepung bangsa Khmer ini, dinamai Siem Reap yang artinya kurang lebih adalah “Yang dikalahkan oleh bangsa Siem.” 

Setelah habis dijajah bangsa Siem selama beratus-ratus tahun, akhirnya pada tahun 1901 École Française d'Extrême Orient (EFEO) atau yang lebih dikenal dengan nama Perancis, mulai masuk Kamboja karena ketertarikannya atas Angkor Wat, dan Thailand (Bangsa Siem) dipaksa untuk mengembalikan semua yang mereka ambil kepada Kamboja, termasuk Angkor Wat. Dan akhirnya berkembang maju-lah Kamboja, khususnya Siem Reap. Maka gak heran kalau bahasa kedua yang digunakan di Kamboja ini, baik lisan maupun tulisan adalah bahasa Perancis. Keren !!

Banyak banget patung ular kaya gini di Siem Reap

Dan sekarang, peristiwa perang itu terabadikan dalam ukiran-ukiran batu di komplek Angkor Wat. Hidup jaman dulu tuh susah banget kali yah !! Belum ada handycam, jadi apa-apa kudu diukir di batu. #hufft

Kasihan sekali bangsa Kamboja yang sekarang tinggal di kota Siem Reap, kota yang namanya diberikan oleh musuh bebuyutan mereka. Kota yang dikalahkan bangsa Siem. :( *puk puk Siem Reap*

Yak, udahan belajar sejarahnya yang diberikan oleh Bapak Adis S.Par., SH., STMJ (Susu, Teh, Madu, Jahe) ini.  Sekarang kita lanjut, apa saja keunikan yang dipunya kota Siem Reap ini?? 

Banyak banget !! Sekarang gue mau bahas yang ada dikotanya yah, gue gak akan bahas komplek candi Angkor Wat-nya yang terkenal megah dan pernah jadi lokasi shooting film Tomb Rider-nya Angelina Sondakh. Mungkin itu nanti dipostingan selanjutnya.

Jadi.. Jadi.. Jadi..

Di Siem Reap itu banyak banget yang bisa lo lihat. Mulai dari kuil-kuil kecil yang bertebaran disudut-sudut kota, pasar malam, bar-bar seru, kuliner yang enak sampai yang ekstrim, toko kue punya orang jepang, sawah, pedesaan, wisata sungai sampai wisata hutan. Pokoknya banyak banget !! Dan karena ini sudah menjelang subuh, gue akan lanjutin ceritanya dipostingan selanjutnya aja yee, soalnya gue mau kerja dulu, mulungin sampah. Ribet kalo telat kerja, nanti rebutan sama pemulung lain. See u on next posting guys :) *siapin karung buat mulung*

Sebelum pergi, gue kasih beberapa foto asoy di Siem Reap..


P.S : Sejarah tentang terjadinya perang di Siem Reap itu tentu gue bohong, nih sejarah sesungguhnya guys--> Sejarah Siem Reap
Read More

2,7 Juta Keliling 5 Negara di Asia Tenggara selama 24 hari !!

Haloooo semuaaaaaa..
pasti udah nungguin postingan ini kan.. iya kan.. iya doooong..

Sekarang, gue mau posting tentang perincian budget gue selama keliling 5 negara di Asia Tenggara yang gue lakuin pas Bulan Januari kemarin. Ada pun negara yang gue kunjungi adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Cambodia dan Vietnam. Trip ini gue lakuin bareng pacar, jadi budget-nya bakalan gue kali dua, karena ini cuma berdua. Kalau bertiga, ya gue kali tiga. Kalau berempat yah gue kali empat. “Kalau bersebelas, dis?” Yah gue main bola. :|

Jadi gini, gue gak ngasih tahu detail semua biaya yang keluar.Tapi sesuai dengan postingan yang sebelumnya, gue cuma abis 2,7 juta doang/ orang, selama backpacker-an ke 5 negara dan lebih dari 12 kota/ destinasi.

Disini gue cuma nge-sharebiaya pokok-nya saja. Seperti transportasi, penginapan, sewa motor, sewa sepeda dan biaya tiket masuk wisata berbayar. Dan nama hostel tempat menginapnya pun gak gue sebutin dulu.

“Kenapa gak detail, dis?”

Nah, kan rencananya tuh gue mau bikin buku kedua gue tentang perjalanan keliling Asia Tenggara ini, rencananya sih judulnya “Travel in Love SEA.” Jadi gue gak bisa ngasih tahu terlalu detail. Seenggaknya sisakan sedikit informasi “rahasia” di gue biar pas gue bikin buku ntar.. Gak tahu kapan jadinya.. Yang beli buku gue masih punya sedikit rasa kepengin tahu dan penasaran tentang buku gue, terutama masalah budgeting. :)

Yah.. Tapi kalau misalnya ada yang nanya, nama hostel atau apapun itu, pasti gue jawab kok. seloooow..

Hehe.. yaudah, nih cekibrot hasil budgeting gue yang dibuat di excel, terus ke pdf-in, terus gue printscreen. Monggo~



 *Keterangan :

  • 1 SGD =  IDR 7000
  • 1 RM    =  IDR 3000
  • 1 Baht  =  IDR 300
  • 1 USD =  IDR 9000
  • 1000 VND =  IDR 500
 TOTAL : 4.170.400 IDR (2 person) = 2.085.200 IDR/ person
                  
Nanti pas dibuku bakal gue rinciin se-detail-detail-nya masalah budget ini. So, sekarang ikutin cerita-cerita gue pas trip Asia Tenggara di blog ini. Salam ransel !!

Read More

Perbandingan Sevel di Indonesia dan Beberapa Kota di Asia Tenggara


Mungkin tulisan gue ini bakalan sedikit sinis dan apatis, jadi buat yang ngerasa "Laskar Sevel" gak usah baca aja mendingan. MUAHAHAHA..

Seven Eleven atau anak gaul Jakarta sering nyebut Sevel ini adalah sejenis toko kelontong (convenience store) 24 jam yang menjual berbagai macam barang, mulai dari cemilan, mie instant, odol, sikat gigi sampai kondom dotted rasa pisang. <-- temen gue pernah beli.

Sebelum gue bercerita perbedaan sevel di Indonesia dan beberapa kota di Asia Tenggara, mari gue kasih tahu sejarahnya terlebih dahulu ;

Sejarah 7-Eleven sendiri dimulai dari Amerika Serikat, didirikan pada tahun 1927 di Oak Cliff, Texas. Nama "7-Eleven" sendiri mulai digunakan pada tahun 1946. Awal mulanya, 7-Eleven tidak beroperasi selama 24 jam, melainkan hanya beroperasi 16 jam, yaitu mulai dari pukul 07.00 pagi hingga pukul 11.00 malam, maka dari itu dinamakan 7-11 (sebelas/ Eleven). Namun pada tahun 1991 sebagian sahamnya dijual kepada perusahaan jaringan supermarket Jepang, Ito-Yokada. Dan pada akhirnya, pada tahun 2005 semua sahamnya dibeli oleh perusahaan Jepang tersebut. Horeeeee !! (Kenapa gue seneng yee..)

Nah, sudah tahu kan sedikit sejarah tentang 7-Eleven. Sekarang gue mau curhat sedikit nih, guys !

Entah kapan 7-Eleven masuk ke Indonesia (Jakarta), gue gak tahu ! Tapi yang gue heran kenapa 7-Eleven bisa menjadi tempat gaul di Jakarta?? sedangkan di beberapa negara yang pernah gue kunjungi, 7-Eleven itu boro-boro gaul, malah sering banget gue lihat gembel-gembel nongkrong disana.

Gue rasa yah, 7-Eleven itu sama kaya alfamart, indomart bahkan yomart. Gak lebih !! Tapi kenapa banyak banget gue lihat di twitter kalau nongkrong di Sevel itu berasa nongkrong di tempat paling gaul ?? #hufftt

Sevel Jakarta yang keren

Perbedaan yang mencolok dari Sevel Jakarta dengan Sevel Singapur dan Thailand contohnya, adalah dari segi bangunannya. Di Jakarta, sevel dibangun keren banget, ada parkiran, meja dan kursi buat nongkrong, dalemnya luas. Pokoknya keren !

Nah di Singapur ?? Sevel itu lebih kecil dari alfamart, bahkan di Orchard Road ada sevel kaya kios kecil gitu. Di Bangkok gak jauh beda sama di Singapur, Di Bangkok kita bisa nemu sevel dengan jarak berdekatan, setiap 500 meter lo jalan dikawasan Khao San Road lo bisa nemu sevel. Bahkan sevel disana letaknya bisa bersebrangan, gue heran kenapa bisa begitu. -____-"

Selama gue trip, gue sempat foto beberapa sevel, silahkan dibandingkan sendiri yah mbak nya.. mas nya.. monggo dilihat..

Sevel Krabi yang diluarnya jualan beras

Sevel Bangkok yang sempit

Sevel Orchard Road yang mirip kios

Sevel Penang, Malaysia. Mau nongkrong disini ??

Sevel Phi Phi Island yang sering ditongkrongin orang mabok
  
Jadi moral cerita ditulisan gue ini adalah :

Kalau lo punya temen orang bule yang main ke Jakarta, jangan sekali-kali ngajak nongkrong di 7-Eleven !! Karena itu sama sekali gak keren !! #sekian.
Read More

Travellous “Lost in Europe, Found a Love”



Mimpi jika selalu dijaga dan diusahakan, pasti akan terwujud !

Sebuah quote yang terpampang di cover belakang buku ini seketika menggetarkan hati gue untuk sesegera membuka sampul plastik yang membungkusnya dan langsung membaca sampai tandas buku berjudul Travellous ini, tentu dengan membayarnya terlebih dahulu di kasir gramedia. Kenapa Tuhan menciptakan kasir, kenapaaaaa ? -_____-"

Kebiasaan gue, kalau mau baca buku pasti gue baca terlebih dahulu halaman “tentang penulis”. Kenapa ?? Karena dari melihat foto dan profile tentang penulis, maka gue bisa sedikit menebak bagaimana pembawaan cerita yang ditulis si penulis, apakah cerita serius, humor, inspiratif, sok romantis, dan lain-lain. Ok, setelah melihat dan membaca profile mas Andrei Budiman, sang penulis. Dengan sotoy gue menebak bahwa buku ini ceritanya bakal serius (dapat dilihat dari foto penulis yang bertampang angker. Hehe *dibanting mas Andrei*), inspiratif (dapat dibaca dari sinopsis-nya), dan mungkin bakalan sedikit membosankan (gara-gara gue baca di profil-nya, mas Andrei ini bekerja sebagai kritikus.) #GakAdaHubungannyaSihYak !

Tetapi setelah membuka dan membaca beberapa lembar halaman awal, ternyata semua tebakan gue SALAH sodarah-sodarah !! SA-LAH !!

Boro-boro serius !! Buku ini ceritanya implusif banget !! Memamparkan  sosok mas Andrei yang ternyata humoris banget !! Jauh dari kesan serius, apalagi angker *2 kali dibanting mas Andrei* !! Gak ada kesan serius setelah gue baca beberapa halaman awal buku ini, gue ketawa ketiwi sendiri baca buku ini disebuah foodcourt sebuah Mall, sampai diliatin sama beberapa pengunjung mall, mungkin dikira gue orang gila karena ketawa-ketawa sendirian.

Tulisan awal yang bikin gue ngakak dan tahu buku ini ternyata nggak serius-serius banget ceritanya, adalah pas testimoni dari seorang teman SMA mas Andrei..

“Ndrei, tahu diri dong! Utang makan bakso saja belum lu bayar, apalagi mau pergi ke Eropa!” (ditulis oleh Syahrizal, yang mengaku teman) MUAHAHAHA..

Inspiratif-kah buku ini ?? NGGAK !! Buku ini nggak inspiratif, tapi INSPIRATIF BANGET !! Dari seorang pemuda daerah yang akhirnya bisa mewujudkan mimpi kecilnya untuk menginjakan kaki di Eropa. Cerita-cerita dari awal mas Andrei mempersiapkan visa ke eropa, niat membeli tiket pesawat dari Singapur yang akhirnya malah ke Malaysia, pertemuan dengan boss dari kampung halaman yang memberikan kemewahan kepada mas Andrei di Malaysia, hingga pergi dengan pesawat dari maskapai Brunei dan akhirnya mas Andrei bisa berhasil menginjakan kaki di Eropa. Bener-bener implusif trip sekaligus inspiratif BANGET !!

Membosankan-kah buku ini ?? ABSOLUTLY NO !! Buku ini berhasil membawa gue (pembaca) ikut larut dalam perjalanan mas Andrei di Eropa. Berhasil banget bikin gue tambah pengen ke Eropa. Berhasil banget mencampur-adukkan perasaan gue, mulai dari senyum kecil, ketawa ngakak, deg-degan, geleng-geleng kepala, sedih,  terenyuh, hingga larut dalam kisah cinta mas Andrei yang menurut gue KEREN BANGET !!

Gak butuh waktu lama gue menghabiskan membaca buku ini, bukan karena buku ini tipis dan terlalu basa-basi sehingga gue skip beberapa halaman. Tetapi saking serunya membuka lembar demi lembar, membaca paragraf demi paragraf ceritanya dan memahami kalimat demi kalimat yang ditulis mas Andrei menjadikan buku ini dalam waktu beberapa jam saja sudah gue “khatam-kan” saking serunya !!

Menurut gue, ada 3 jenis buku keren :

1. Buku yang bikin kita gak sabar baca sampai habis.
2. Yang bikin kita berharap buku itu gak cepet habis.
3. Buku yang bisa di-review sama gue. MUHAHAHAHAHAHHAA..

Dan buku Travellous milik mas Andrei Budiman itu memiliki 3 kategori tersebut. Satu kata saja buat menggambarkan buku ini, KEREN !!

P. S. --> Saran gue untuk mas Andrei : Menikah-lah dengan Jules !! Agnes Monica aja lewat itu mah, bener kata Mas Andrei.. (ngiri mode : on)
Read More
Powered by Blogger.
 

About You!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras id arcu nulla. Donec eu risus nisl, id cursus justo. Proin non mauris enim, eu suscipit libero. Fusce eget nunc nibh. Integer elementum consectetur sagittis. Quisque adipiscing auctor risus, id vulputate eros auctor vel. Vivamus pellentesque arcu vel libero eleifend sed aliquam

Free CSS Template by CSSHeaven.org TNB