#4 Sabang, Bikin Gue Mupeng!

Heihoooo backpacker-backpacker keceh semuaaaa~
 
Kali ini, gue mau melanjutkan cerita gue di Sabang, nih. Oiya, gue juga mau ngingetin nih, buat kalian yang sering nongkrong di depan laptop atau desktop, sering-sering dong dengerin gue siaran di Whatever I’m Backpacker Radio, selain bisa dengerin lagu-lagu keceh, gue juga sering banget sharing tentang backpacking, destinasi-destinasi keren dan juga tips-tips buat jadi backpacker alias pejalan hemat.Onion Head Fanmade Emoticons 17

Ok.. ok.. tapi buat kalian yang mau tau gue lagi siaran apa ngga di Whatever I’m Backpacker Radio, kalian boleh langsung cek loh di twitter gue @takdos. Kalo lagi siaran, gue pasti bakalan koar-koar di TL. Muehehehe~

Nah, di postingan sekarang, masih melanjutkan perjalanan gue ke Aceh sebagai backpacker keceh. Gue mau bikin kalian ngiri to the max, guys! Yoyo & Cici Emoticons 45

Jadi tuh yah, gak banyak tempat yang bisa bikin gue nganga sampai iler netes bergalon-galon. Dan gak banyak juga tempat yang bisa bikin hati gue nyaman, setelah ditinggal olehnya. Yah, cinta kami memang harus berakhir waktu itu, dan sekarang gue sedang dalam tahap untuk membersihkan sisa-sisa kenangan di hati, agar siapapun nanti yang menempati hati gue, dia bisa nyaman tinggal di sana berlama-lama. Tanpa ada lagi sesak oleh kenangan lama.

Blah! Kenapa jadi galau? Hadeuh, sebagai backpacker gue merasa gagal.Onion Head Fanmade Emoticons 22

Ok, jadi gini, guys! Melanjutkan perjalanan mewah gue di Sabang, Aceh. Gue sekarang tengah berada di kawasan Panti Iboih, nih. Standarlah, pantai Iboih ini memiliki pasir putih halus, dan laut yang berwarna biru jernih. Tipikal laut-laut di Indonesia. Namun apa yang membedakan pantai ini dengan pantai lainnya? Gue. kalo lagi backpacker-an, selalu mencari sesuatu yang berbeda, sob. Gue orang yang anti-mainstream. Ketika orang hanyut dengan keindahan alam, gue bisa hanyut dengan kesaktian mushroom. Ketika orang berbinar-binar memandang sunset, gue bisa aja lagi mabok tepar gegara abis nenggak minuman khas daerah yang gue kunjungi. Pokoknya gue anaknya anti-mainstream banget, sob!

Tapi karena kali ini gue melakukan perjalanan gratis alias dibayarin pemerintah, mau gak mau gue kudu ngikutin itinerary yang udah dibuat oleh mereka. Nah, kebetulan pagi ini adalah waktunya bersenang-senang sakarep koe. Jadi pagi buta banget gue udah bangun buat nikmatin sunrise di pantai sumur tiga bareng travel-mates gue. Sebenernya gue gak terlalu liat sih proses munculnya matahari itu, gue malah lebih milih tidur di hammock yang ngegantung cantik di antara dua dahan pohon kelapa. Lebih menggiurkan!


Sumur Tiga ini adalah sebuah pantai yang.... hemm... berpasir putih.. hemm... apalagi yah? hemm... yah pokoknya pantai yang banyak pohon kelapanya deh. Kalo lo pengin meningkatkan skill memanjat pohon, mungkin di sini adalah tempat yang sangat tepat.

Gak lama kita ada di sumur tiga, kita balik lagi ke Iboih, tempat kita menginap. And, this time for snorkeling! Byuuuur....Yoyo & Cici Emoticons 27Yoyo & Cici Emoticons 27Yoyo & Cici Emoticons 27


dan gaya pamungkas gue...


Yang ngiler mana suaranyaaaaaaaaaaaaa???
 
Dan asal tau yah, sob. Sabang udah bikin gue jatuh cinta sama warna lautnya yang hijau toska, terumbu karang cantik, dan ikan yang berwarna-warni. Lo gak usah jauh-jauh berenang ke tengah buat liat pemandangan keren itu, soalnya tepat di bawah anjungan tempat gue menginap, banyak sekali batu karang cantik bertebaran. Tuhan telaten sekali untuk memberi warna yang berbeda di setiap inci bebatuan itu. Keren!

Udah ah nulisnya. Sisain ceritanya buat di buku gue yang ketiga. Muehehehe.. See yaa Backpacker-backpacker keceh~

P.S : Sebenernya postingan ini cuma buat sombong-sombongan foto aja sik.Onion Head Fanmade Emoticons 17

Happy holiday para backpacker backpacker backpacker backpacker backpacker backpacker  backpacker backpacker backpacker  backpacker backpacker backpacker backpacker backpacker backpacker  backpacker backpacker backpacker keceeeeeeh~

Photo by : Yunaidi Joepoet & Anita Kartolo
Read More

Indonesia Travellers Agents - Tim Pulau Weh yang Keceh!

The Beginning is Here

Yoo.. Whasaaaap para backpacker backpacker backpacker backpacker backpacker backpacker backpacker gembel.. *semangat membara*

Kali ini gue mau memberikan sesuatu sentuhan yang berbeda di blog gue. Bukan.. bukan.. gue bukannya mau nyentuh-nyentuh layar monitor di laptop gue kok bukan. #krik

Ah apa pula ini awalan yang garing.. Gintama Elizabeth Emoticons 13

Yaudah, langsung tanpa basa-basi aja lah, sob! Jadi, masih ingat dengan perjalanan gue di Aceh? Kalo kalian yang baru baca blog gue, kalian boleh baca-baca juga postingan-postingan cerita gue saat backpacking ke Aceh. Sebenernya sih bukan jadi backpacker juga. Kebetulan, pas traveling ke Aceh itu gue dibayarin, sob! Sama Kemenparekraf alias Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang bekerja sama dengan Indonesia Kreatif.

Jadi singkat cerita, gue ngikutin lomba yang mereka adakan itu. Sebagai backpacker gembel, gue merasa terpanggil dong kalo ada lomba-lomba yang hadiahnya jalan-jalan gratis.

Nah, pencarian orang-orang terpilihnya itu ada syaratnya, man! Jadi gak asal lo daftar terus lo bisa jalan-jalan gratis. Nggak kayak gitu! (Yaiyalah yah!)Onion Head Emoticons 35

Jadi, si Kemenparekraf dan Indonesia Kreatif ini bekerjasama mencari orang-orang yang konsen terhadap bidang pariwisata. Diantaranya adalah, mereka mencari :
  • 5 orang videographer
  • 5 orang photographer
  • 5 orang adventurer
  • 5 orang blogger
  • 5 orang-orangan sawah
Nah, jadi gitu. Singkat cerita lagi, gue sebagai backpacker keceh sekaligus travel blogger, mendaftarlah gue ke kriteria yang tentunya menjadi spesialisasi gue, yaitu..... orang-orangan sawah.

Oh, tentu bukan..

Gue mendaftar menjadi blogger, sob! Blogger itu adalah Goblok tapi seger. Ya kayak gue gitu deh. *ditimpuk blogger se-dunia*Onion Head Emoticons 26

Yaudah, akhirnya dari ratusan orang yang mendaftar, gue secara mulus berhasil menjadi salah satu dari 5 orang-orangan sawah blogger yang terpilih berkat... Ya apalagi kalo bukan gegara blog Whatever I'm Backpacker ini, ditambah dengan sedikit kegantengan gue. #tsaaaaaah 

Dan gue bangga, man! Dari (mungkin) ratusan travel blogger yang mendaftar, gue terpilih menjadi 5 besarnya. Pilihan kementrian, man! Ke-men-tri-an! Alhamdulilaaah~

Yaudah, setelah terpilih, kita semua dikumpulkan dalam satu kandang bernama apartemen Batavia di Jakarta. Disana kita dikasih beberapa pengarahan dan pembelajaran selama 3 hari dari orang-orang keceh, kayak Om Cahyo Alkantana, Teteh Riyanni Djangkaru, Om Jerry Aurum sama Kak Marischka Prudence. Beuh, sok kenal gak tuh gue? Muahahahaha~

Para Indonesia Travellers Agents!
Dan...

Gue yang lagi di marahin sama Bu Butet, orang kementrian gegara bolos kuliah muluk :)))

Yaudah, akhirnya gue jalan-jalan ke Pulau Weh. Dan tim lainnya ada yang ke Derawan, Wakatobi, Raja Ampat sama Pulau Komodo.

Disana, tugas kami selama traveling adalah membuat satu video perjalanan dan beberapa foto serta tulisan untuk kemudian akan dikumpulkan ke dalam web ini ---> http://indonesia.travel/agents/

Daaaaaaaaaaaaan... para backpacker keceh... gue persembahkan video dari tim gue, yaitu Tim Weh yang keren abis ini!! TONTON AMPE SELESAI YAK!!



Gimana, keren gak? keren banget, kan! HAHAHAHA~ Iya dong, siapa dulu videographer gue nih si @adeliasryn anak Universitas Indonesia yang baru semester... hemmm... semester berapa sih lu, del? Lupa gue. Yah, pokoknya masih kuliah lah. Dan dia berkompetisi dengan videographer-videographer yang kerjanya emang jadi videographer!
 
Tapi, menurut penilaian pribadi gue, memang video yang dibuat tim Weh ini gak jadi pemenangnya, dan kalah dari video dari tim Wakatobi. But, in my humble opinion, kalo aja gak ada tim Wakatobi, gue yakin, pasti video buatan Adel ini bakalan jadi juaranya! PASTI!
So, terakhir dari gue..
 
Gue mau mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada @indtravel @IDkreatif para mentor yang gue sebutkan tadi di atas, serta teman-teman Indonesia Travellers Agents yang udah berbagi pengalaman dan menjadi teman baru. Spesial pake telor buat travel-mates gue, Tim Weh!! Adel (@adeliasryn), Yudi (@yunaidijoepoet) dan kak Anita (@anitakartolo) you rocks, guys!! Kalian batu! Muahahaha.. MISS YOU ALL Onion Head Emoticons 48
 

 Keren, kan? Gue tuh udah ngasih hidup gue banget buat pariwisata Indonesia, sob! Kalo lo coba bedah dada gue, lo bakalan liat logo pariwisata Indonesia ada di jantung gue! Maju terus pariwisata Indonesia!!
Read More

Travel Blogger Adalah Ujung Tombak Pariwisata Indonesia!


Selamat tahun baru para backpacker gembel keceh nan membahana! Buset, gak kerasa udah tahun 2013 lagi, dan udah banyak juga tiket yang gue kantongin buat trip tahun ini.Wan Wan Emoticons 10

Sebenernya, bukan ini postingan yang ingin gue jadikan pembuka di tahun 2013. Tapi berhubung gue nemu sesuatu yang menohok hati gue tadi. Maka gue akan sedikit sharing tentang keterkaitan travel blogger dan pariwisata Indonesia.

Jadi gini..

“Miris!” adalah satu kata yang terlintas di pikiran gue saat membaca sebuah artikel berita di detik(dot)com >> Detik Gimana nggak? Judulnya aja udah bikin gue pengin berak di muka Farhat Abbas yang mau nyalonin jadi Presiden Indonesia. Hih! Presiden Indomie aja lu sono, laler! Maaf gue emosi, guys.Yoyo & Cici Emoticons 30

Oh iya, jadi gini. Artikel detik itu berjudul, “Libur Kuliah, Cinta Laura Duta Pariwisata Bali” dan pas baca judulnya aja gue udah merinding kejer berpotensi ayan. Oke. Terus gue lanjutin baca artikel tersebut sampai habis, sambil meringis.

Intinya adalah, si Bule ketek itu lagi libur kuliah – Dari Amerika, dia ke Bali buat liburan – Di Bali, dia pergi ke Pantai Lovina, Bali Utara – Ketemu Bupati sana – Ngobrol – Eh, langsung dijadiin Duta Pariwisata.  Ada yang salah? Tentu saja ada! Atas klarifikasi apa dia bisa dijadikan duta pariwisata? Apa dia tau di Bali Utara itu ada apa aja? Apa dia tau, dengan mengemban status sebagai “Duta Pariwisata” Maka dia harus benar-benar mempromosikan daerah itu? Apa dia berkompeten? Apa Bupati itu goblok? Apa Bupati itu cuma cari muka? Apa mukanya ilang dibawa kucing? Alahualam!

Terus lagi, yang paling kocak adalah, di akhir-akhir artikel, Si bule Ketek malah nuntut si Bupati buat bersihin pantai. Fix, ini dua orang tolol yang lagi nyimeng terus ngobrol tentang mempromosikan pariwisata Bali Utara. Crazy!HeyHeyPig Family Emoticons 17

Nah, terus apa maksud gue nulis postingan semacam ini?

Mari kita balik ke bulan November 2012, saat gue ditunjuk untuk menjadi pembicara sebuah event di Bandung, dengan tajuk “Travel Blogger Adalah Ujung Tombak Pariwisata Indonesia.”

Di situ gue dikasih bahan talkshow yang gak pernah terpikirkan sama sekali sebelumnya. Travel Blogger? Ujung Tombak Pariwisata? Lah, emang iya?

Akhirnya, sehari sebelum talkshow itu, gue mencoba untuk mencari dan mempelajari isi dari tajuk tersebut. Dan setelah gue telusuri dan pelajari. Onion Head Emoticons 22 

Gue baru kepikiran dan “ngeh” ternyata postingan/ artikel-artikel yang di buat oleh para travel blogger itu berandil besar terhadap kemajuan pariwisata Indonesia.

Pas Talkshow. Ganteng yah gue?

Kenapa? Coba kita balik lagi melihat ke diri kita sendiri. Gue yakin, setiap kalian ingin berpergian, traveling atau backpacker-an, kalian pasti akan melakukan cek dan ricek terlebih dahulu. Misalnya kalian ingin ke Pantai Lovina, dan ini adalah perjalanan pertama kalian kesana, pasti kalian akan googling dan menemukan berbagai macam sumber referensi dari berbagai macam blog para travel blogger. Entah itu jalur menuju kesana, budget yang diperlukan, atau pun tips dan trik selama berada di sana.

Atau kalian ingin menemukan sebuah destinasi untuk liburan yang sesuai dengan keinginan kalian? Pantai, Gunung, Murah, Mahal, Nyaman, Sejuk, camping, rafting, backpacker, atau apapun keyword yang kalian ketik, pasti kalian akan langsung terkoneksi ke berbagai macam travel blog yang menuliskan berbagai macam destinasi yang bisa kalian jadikan referensi liburan kalian.

Bahkan, dengan adanya jasa travel blogger yang menuliskan dan sharing pengalamannya, kita bisa tahu tempat-tempat yang sebelumnya tidak pernah ter-ekspos atau terinformasikan.

Nah, udah jelas apa andil dari para Travel Blogger? Betul. Sesungguhnya, travel blogger adalah pemberi informasi yang tepat dan akurat. Karena mereka merasakan sendiri perjalanannya. Merasakan sendiri pengalamannya. Dan merasakan sendiri apa yang mereka rasakan di tempat tersebut. Sesungguhnya, mereka lah duta pariwisata yang hakiki!

Sekarang kita balik lagi ke si Bule Ketek dan Bupati Sarap..

In my positive thinking, dengan menjadikan seorang publik figur (orang terkenal) sebagai duta pariwisata, mungkin pariwisata mereka juga akan semakin dikenal.

Tapi, ada pepatah bilang, “Tak kenal maka tak sayang.” Mungkin si publik figur itu memang bisa memperkenalkan sebuah destinasi pariwisata, Tapi apa dia bisa menyayangi destinasi pariwisata tersebut? Apa dia tau seluk beluk tentang destinasi pariwisata tersebut? Apa dia tinggal di destinasi pariwisata tersebut? Mungkin jawabannya, tidak!

Gue kenal dengan beberapa travel blogger Bali yang dengan gencar mempromosikan daerahnya untuk diketahui oleh khalayak ramai. Gue kenal juga beberapa blogger daerah-daerah lain yang mempromosikan semenarik mungkin destinasi-destinasi pariwisatanya hanya untuk bisa menarik lebih banyak wisatawan agar mau berkunjung kesana. Apa mereka bisa disebut duta pariwisata? Bisa, tapi dalam tanda kutip.

Gue sebut saja bro Indra Setiawan, pemilik blog www.backpackerborneo.com yang kebanyakan dari artikel-artkelnya menuliskan tentang pariwisata-pariwisata di Kalimantan, tempat tinggalnya. Bro Indra menuliskan banyak destinasi yang pernah dia kunjungi di Kalimantan, selain bercerita tentang keindahan Pulau Kalimantan, bro Indra juga memberikan hitungan biaya, jalur dan tips-tips cakep untuk menuju ke tempat-tempat indah di Kalimantan. Bukankah dia pantas menjadi duta pariwisata Kalimantan? Pantas!

Tapi balik lagi ke tujuan awal para travel blogger, mereka, termasuk gue, yakin, tidak pernah sama sekali berpikiran untuk mendapatkan imbalan dari apa yang kita tulis. Tujuan kita hanya ingin sharing, ingin memperkenalkan Indonesia, ingin mengajak orang-orang untuk melangkahkan kakinya ke tanah yang belum pernah mereka injak, membuka matanya untuk melihat pemandangan yang belum pernah mereka lihat, menuntun hatinya untuk merasakan apa yang para travel blogger juga rasakan, merasakan Indonesia. “Mendoktrin” para pembacanya untuk jauh lebih mencintai Indonesia. Kami, adalah “duta pariwisata Indonesia.”

"Travel Blogger itu ujung tombak pariwisata Indonesia, guys! Teruslah menulis! Teruslah berpetualang! Teruslah semangat! Teruslah mempromosikan Indonesia!"- Adis

P.S : Postingan ini gue dedikasikan untuk para travel blogger seluruh Indonesia. Kalian LUAR BIASA! Salam Backpacker Gembel. Wan Wan Emoticons 27
Read More
Powered by Blogger.
 

About You!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Cras id arcu nulla. Donec eu risus nisl, id cursus justo. Proin non mauris enim, eu suscipit libero. Fusce eget nunc nibh. Integer elementum consectetur sagittis. Quisque adipiscing auctor risus, id vulputate eros auctor vel. Vivamus pellentesque arcu vel libero eleifend sed aliquam

Free CSS Template by CSSHeaven.org TNB